Ratusan Petugas Kebersihan di Terjunkan Mengangkut Sampah Usai Lebaran

KOTA DEPOK — Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, mencatat sebanyak 1.200 ton sampah perhari diangkut petugas kebersihan di hari pertama hingga hari kelima setelah lebaran Idul Fitri 1442 H.

“Benar, ini terjadi peningkatan volume sampah saat lebaran hingga hari kelima usai lebaran. Rata-rata 1.200 ton perhari sampah dihasilkan. Jadi, untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah diharapkan masyarakat agar memilah sampah,” ujar Kepala Bidang Pengangkutan Sampah DLHK Kota Depok, Iyay Gumelar, Rabu (26/5/2021).

Dia menyebutkan, bahwa sampah yang diangkut dari wilayah Kota Depok yang sebelumnya pada hari normal sekitar 900 ton hingga 1.000 ton per hari. “Sampah yang diangkut dibuang ke TPA Cipayung sebagian besar sampah rumah tangga. Mungkin, peningkatan volume sampah karena ada larangan mudik. Jadi banyak yang nggak mudik,” ucap Iyay.

Menurutnya, bahwa ada ratusan petugas kebersihan dengan 130 armada di terjunkan saat mengangkut sampah-sampah usai lebaran. “Maka, kami menerjunkan sebanyak 240 petugas kebersihan (pesapon) dan 130 armada mobil sampah untuk mengangkut sampah-sampah saat lebaran dan usai lebaran ke TPA Cipayung,” tutur Iyay.

Pernyataan Iyay diamini Ardan Kurniawan, selaku Kepala UPT TPA Cipayung, bahwa sampah yang ditampung di TPA Cipayung mengalami peningkatan pada saat libur hari raya Idul Fitri. “Artinya, sampah yang diterima UPT TPA Cipayung merupakan sampah rumah tangga yakni, didominasi sampah rumah tangga,” tukas Ardan.

Ardan menambahkan, bahwa saat ini TPA Cipayung sudah overload atau mencapai 1.500.000 meter kubik. Padahal daya tampung TPA Cipayung untuk sampah di seluruh wilayah Kota Depok hanya mencapai 1.300.000 meter kubik. “Untuk itu, kami meminta masyarakat melakukan pemilahan sampah sehingga mengurangi beban TPA Cipayung,” imbuhnya. FALDI